Senin, 08 Februari 2016

CINTA

Rasulullah SAW dengan sahabat-sahabatnya (sy.Abu bakar, umar, utsman dan aliradiyallahu ‘anhum) datang ke rumah sy.ali karramallah wajhah, lalu syd.fatimah menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan disebuah mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu, baginda rasulullah SAW kemudian meminta kepada semuanya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut (mangkuk yang cantik, madu dan sehelai rambut).
            Sy.Abu bakar r.a memulai “ iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahanka niman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut ”
            Sy.Umar r.a pun berkata “ kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Sy.Utsman r.a lalu berkata “ ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu itu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Sy.Ali r.a berkata “ tamu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, menjamu tamu itu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Syd.fatimah juga berkata “ seorang wanita sungguh lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, dan wanita yang selalu tertutup (auratnya dan dirinya) itu lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tidak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Rasulullah bersabda “ seorang yang mendapat taufiq untuk beramal itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, beramal dengan amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Malaikat jibril pun ikut berkata “ menegakkan pilar-pilar agama itu lebih indah dari mangkuk yang indah ini, menyerahkan diri, harta dan waktu untuk usaha agama lebih manis dari madu, dan mempertahankan usaha agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”
            Allah SWT berfirman “surgaku lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, nikmat surgaku lebih manis dari madu, dan jalan menuju surgaku lebih sulit dari meniti sehelai rambut ”


Tidak ada komentar:

Posting Komentar