Selasa, 16 Februari 2016

Mimpi seorang mukmin

Mimpi seorang mukmin

                Mimpi seorang mukmin dibagi menjadi dua secara garis besar (global):
1)      Bisyaroh, mimpi tersebut memiliki arti kabar gembira, contoh: tidak jarang kita bermimpi mendapat rezeqi, bertemu teman, saudara atau siapapun yang kita rindu, selang beberapa hari secara kebetulan kita mengalami hal yang persis seperti yang ada didalam mimpi kita bahkan kerap pula tidak lama seling jarak dari mimpi dan kejadian yang menjadi kenyataan tersebut, demikian pula yang terkadang ketika kita bertemu seseorang atau ada kejadian yang terjadi pada kita, kita merasa tidak asing seakan pernah kita alami.
Intinya Bisyaroh adalah mimpi kabar gembira bagi mu’minin yang diberikan allah atas kebaikan atau kebahagiaan yang akan allah berikan pada hambanya.

2)      Isyaroh, sebuah mimpi yang memiliki isyarat namun yang dimaksud disini adalah isyarat atas rahmat Allah SWT kepada hambanya atas ibada, ketaatan dan doa hambanya, contoh: kita tahu didalam ayat dan hadits bahwasannya takdir manusia telah ditulis seluruhnya dari semenjak awal penciptaan hingga dilahirkan dan sampai meninggal dunia, tidak sedikit dan sekecil apapun kecuali Allah SWT telah menuliskan ketentuan untuk kita, dana pa-apa yang telah ditulis pasti akan terjadi dan tidak bias dihapus.
Namun ada hal yang perlu kita ingat dan kita ketahui, bahwasannya Allah SWT maha adil, maha penyayang terhadap hamba-hambanya dan Allah SWT memiliki sifat mustahil bahwa Allah SWT tidak adil, ingkar janji dan semena-mena, jadi Allah SWT pun menciptakan bersamaan dengan takdir yaitu Ikhtiyar dimana hamba-hambanya diberi akal dan pikiran untuk berpikir, agar memahami kebenaran, sadar dan bias membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang benar dan salah, maka ada Maqalah yang mengatakan
لايردالقضاء إلا بادعاء
“tidaklah Qada’ (hal yang ditentukan) dapat dirubah kecuali dengan do’a”

Terkadang kita bermimpi hal-hal mengerikan hingga membuat kita terbangun dan berpeluh seperti kecelakaan, musibah dan lain-lain, ketahuilah bahwa hal tersebut bisa jadi adalah takdir yang Allah tuliskan kepada kita, akan tetapi karena doa-doa kita maka apa yang telah ditakdirkan tidak bisa dirubah namun hal tersebut tidak mustahil untuk Allah jadikan didalam mimpi kita, pelajaran seberapa pentingnya doa, dan tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selama kita yakin, percaya dan terus berdoa meminta kebaikan kepada Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar