Mimpi seorang mukmin
Mimpi seorang mukmin dibagi menjadi dua
secara garis besar (global):
1) Bisyaroh, mimpi tersebut memiliki arti kabar
gembira, contoh: tidak jarang kita bermimpi mendapat rezeqi, bertemu teman,
saudara atau siapapun yang kita rindu, selang beberapa hari secara kebetulan
kita mengalami hal yang persis seperti yang ada didalam mimpi kita bahkan kerap
pula tidak lama seling jarak dari mimpi dan kejadian yang menjadi kenyataan
tersebut, demikian pula yang terkadang ketika kita bertemu seseorang atau ada
kejadian yang terjadi pada kita, kita merasa tidak asing seakan pernah kita
alami.
Intinya Bisyaroh adalah mimpi kabar
gembira bagi mu’minin yang diberikan allah atas kebaikan atau
kebahagiaan yang akan allah berikan pada hambanya.
2) Isyaroh, sebuah mimpi yang memiliki isyarat namun
yang dimaksud disini adalah isyarat atas rahmat Allah SWT kepada hambanya atas
ibada, ketaatan dan doa hambanya, contoh: kita tahu didalam ayat dan hadits
bahwasannya takdir manusia telah ditulis seluruhnya dari semenjak awal
penciptaan hingga dilahirkan dan sampai meninggal dunia, tidak sedikit dan
sekecil apapun kecuali Allah SWT telah menuliskan ketentuan untuk kita, dana pa-apa
yang telah ditulis pasti akan terjadi dan tidak bias dihapus.
Namun ada hal yang perlu kita ingat dan
kita ketahui, bahwasannya Allah SWT maha adil, maha penyayang terhadap hamba-hambanya
dan Allah SWT memiliki sifat mustahil bahwa Allah SWT tidak adil, ingkar janji
dan semena-mena, jadi Allah SWT pun menciptakan bersamaan dengan takdir yaitu Ikhtiyar
dimana hamba-hambanya diberi akal dan pikiran untuk berpikir, agar memahami
kebenaran, sadar dan bias membedakan mana yang baik dan buruk, mana yang benar
dan salah, maka ada Maqalah yang mengatakan
لايردالقضاء إلا بادعاء
“tidaklah Qada’ (hal yang
ditentukan) dapat dirubah kecuali dengan do’a”
Terkadang kita bermimpi hal-hal mengerikan hingga membuat kita
terbangun dan berpeluh seperti kecelakaan, musibah dan lain-lain, ketahuilah
bahwa hal tersebut bisa jadi adalah takdir yang Allah tuliskan kepada kita,
akan tetapi karena doa-doa kita maka apa yang telah ditakdirkan tidak bisa
dirubah namun hal tersebut tidak mustahil untuk Allah jadikan didalam mimpi
kita, pelajaran seberapa pentingnya doa, dan tidak ada yang tidak bisa kita
lakukan selama kita yakin, percaya dan terus berdoa meminta kebaikan kepada
Allah SWT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar